Pages

Selasa, 06 April 2010

Pemeriksaan Rem Tromol dan Cakram

REM
Rem berfungsi sebagai penghenti atau pengurang kecepatan suatu kendaraan.

PENGERTIAN DASAR
Semua benda yang bergerak mempunyai energi dan energi tidak dapat dihilangkan.untuk menghilangkan energi tersebut diubah menjadi bentuk lain.
Fungsi utama system rem adalah memperlambat / menghentikan gerak kendaraan dengan merubah energi yang terkandung dari kendaraan,dari gerak kinetic ke gerak panas.Dalam prosesnya diperlukan gaya gesek.semua system rem tergantung gaya gesek untuk mengendalikan,menghentikan,atau mencegah timbulnya gaya gerakan.

PENGGUNAAN REM
Menurut penggunaannya rem digolongkan ke dalam:
1. Rem tangan berfungsi sebagai nehcegah kendaraan bergerak.Rem tangan digunukan pada saat kendaraan diam.Rem tangan disebut juga rem parkir (parking brake).
2. Rem kerja berfungsi untuk mengendalikan gerakan kendaraan.Yang dimaksud dengan mengendalikan ialah memperlamba,menghentikan gerak kendaraan

Jenis – jenis Rem

jenis rem ada 4 yaitu rem mekanik,hidrolik,pneumatic dan hidrolik pneumatic.

Prinsip kerja rem hidrolik
Pada sistemrem hidrolik gaya dari pedal rem diteruskan oleh fluida sampai kesilinder
roda.fluida mendorong piston silinder roda piston.meneruskan tekanan fluida ke sepatu rem hingga terjadi gesekan antara sepatu rem dan tromol rem.


REM TROMOL
Dewasa inijenis rem yang paling banyak digunakan ada dua,yaiuturem tromol dan rem cakram.

Adapun cara kerja rem tromol sebagai berikut :
Pada saat rem diinjak / ditekan maka tuas mendorong piston master silinder.Piston master silinder menekan fluida,tekanan akan diteruskan merata keseluruh silinder roda.Piston silinder roda mendapat dorongan / tekanan dari fluida dan piston meneruskan gaya ani menekan sepatu rem,dan sepatu rem menekan dinding dalam tromol sehingga terjadi pengereman atau gesekan.Pada saat pedal rem dan pegas sepatu rem akan menarik sepatu rem.Tekanan ini berdampak tekanan pada piston silinder roda dan tekanan ini akan mendorong fluida kembali ke master silinder.

Pemeriksaan rem tromol
Untuk melakukan kerja yang baik pada saat melakukan pengereman,system rem melakukan pemeriksaan atau perwatan secara teratur.dibawah ini akan dijelaskan langkah – lankah pemeriksaannya.

langkah pemeriksaan pada rem tromol.
1. lepas roda dan tromol rem
2. periksa kebocoran minyak rem pada silinder roda.
Bukalah kedua karet pelindung pada siinder roda perhatikan apabila terdapat kebocoran
minyak rem,bongkarlah silinder roda,periksalahsilinder roda dari karat dan kerusakan
lainnya.
3. periksalah ketebalan pelapis sepatu rem.
Bila ketebalan pelapis sepatu kurang dari batas minimum atau terlihatnya tanda-tanda
keausan yang tidak merata,gantilah sepatu rem bila perlu
4. periksa backing plat terhadap keausan atau kerusakan.

5. Oleskan gemuk pada bagian backing plat yang bersinggungan dengan sepatu rem.
6. Periksa mekanisme penyetelan otomatis.
7. Periksa celah antara sepatu rem dan tromol rem.
8. Ukuran diameter dalam tromol sepatu rem. Periksa bahwa selisih adalah sama dengan satu.
9. Bersihkan sepatu rem dengan kertas amplas.
10. Bersihkan bagian tromol.
11. Tiupkanlah udara bertekanan tinggi dari kompresor pada rem tromol untuk membersihkan
bagian rem dari kotoran atau debu.
12. Pasang tromol rem dan roda belakang.
13. Isi tanki cadangan minyak rem dan lakkukan pembuangan udara system rem.
14. Periksa kebocoran minyak rem.

REM CAKRAM
Secara umum cara kerja rem cakram sama dengan rem tromol, yang membedakan hanya bentuk fisiknya saja. Piringan mempunyai kesamaan fungsi dengan rem tromol dan kanfas rem cakram berfungsi sama dengan sepatu rem.
Rem cakram banyak digunakan pada kendaraan – kendaraan kecil efisiensi pengeremannya cukup baik untuk kendaraan kecil. Disisi lain system rem cakram jauh lebih ringan dibandingkan rem tromol sehingga efisiensi daya motor perberat kendaraan dapat lebih tinggi.

Pemeriksaan rem cakram
Berikut ii akan dijelakan langkah-langkah pemeiksaan pada rem cakram:
1. Lepas roda kendaraan.
2. Lepas baut pengikat silinder
Tahan bushing peluncur dan lepas baut
3. Angkat silinder
Masukan baut melalui lubang plat,momen untuk menahan silinder.
4. Lepas pad rem
5. Periksa ketebalan lapisan pada rem
Gantilah pad rem bila ketebalan kurang dari nilai minimum atau ada tanda-tanda keauan yang
tidak merata
6. Bersihkan lapisan pad rem (jika masih bagus) mengunakan kertas amplas
7. Periksalah ketebalan piringan kotor
8. Periksa keolengan piringan kotor
Pastikan bahwa bantalan roda telah disetel dengan benar sebelum pengukuran keolengan
piringan
9. Bersihkan bagian rem cakram
Tiupkanlah udara yang bertekanan dari kompresor untuk membersihkan bagian rem dari
kotoran atau debu.
10. Oleskan gemuk pada dua pegas anti berisik dan pada uung kedua rem.
11. bukalah bushing peluncur dari karet pelidung.
Oleskan gemuk pada bagian bushing peluncur pada karet pelindung
12. Periksa bahwa kerja dari bushing peluncur baik.
13. Pasang pad rem.
14. Pasang silinder.
Pastikan bahwa ujung karet pelindung telah terpasang dialurnya
15. Pasang baut pengikat silinder.
16. Isi tanki cadangandengan minyak rem dan lakukan pembuanan udara
17. Periksa kebocoran minyak.

PERAWATAN SISTEM REM
Pada system rem,ada dua hal yang perlu diperhatikan,yaitu langkah efektif pedal rem sudah benar,tidak macet dan tidak ada udara pada system,maka system rem akan berfungsi dengan baik.
Langkah efektif pedal rem akan berubah mengikuti perubahan ketebalan kanvas rem (lining).Untuk menyetel langkah efektif pengereman,dilakukan pada gerak bebas kanvas rem dan tromol rem.Penyetelan sedemikian rupa sehingga diperoleh langkah efektif pedal rem yang tepat.Unsur kedua yang harus diperhatikan ialah tidak boleh terdapat pada system rem hidrolik.Udara dapat dimanfaatkan,hal ini akan mengganggu kerja system rem akibat kebocoran,maka kebocoran ini harus diatasi terlebih dahulu baru dilakukan pembuangan.
Lakukan pembuangan udara beberapa kali smpai udara di dalam system benar-benar hilang.
Penyetelan lain yang perlu dilakukan pada system rem ialah penyetelan rem tangan.penyetelan rem tangan pada umumnya dilakukan menggunakan kabel-kabel penyambung,panjang pendek kabel penghubung dapat di setel sehingga diperoleh gerak bebas rem tangan yang bebas.

0 komentar:

Poskan Komentar